Sejarah

Sejarah
PR Furoda

Berawal dari kegelisahan dan keinginan untuk membuka lapangan kerja di tengah dominasi industri tembakau di wilayah Kedungkandang, Kota Malang, PR Furoda lahir sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Diinisiasi oleh Bapak Fariz, yang kala itu belum memiliki arah pasti dalam berwirausaha, PR Furoda bermula dari sebuah gudang kosong dan semangat untuk menciptakan perubahan sosial yang nyata.

Didirikan pada awal tahun 2024, PR Furoda tumbuh dari tangan-tangan sederhana: satu orang kepercayaan, satu staf administrasi, dan satu tenaga kebersihan yang turut mengerjakan hampir semua kebutuhan produksi. Dalam masa awalnya, perusahaan menghadapi berbagai tantangan berat. Dari produk yang tidak laku di pasaran hingga distribusi yang belum tertata. Kondisi tersebut sempat menggoyahkan keyakinan tim kecil ini, namun tidak memadamkan semangat mereka.

Yang menjadi kekuatan utama PR Furoda bukan hanya semangat juang pendirinya, tetapi juga suasana kerja yang dijaga tetap ceria, bahkan dalam kondisi sulit sekalipun. Bagi PR Furoda, kebahagiaan dan kesejahteraan para pekerja adalah prioritas utama. Melihat para karyawan hidup lebih baik bersama perusahaan adalah pencapaian terbesar—bahkan lebih bernilai dari keuntungan semata.

 

Tantangan demi tantangan dijalani dengan penuh kesabaran. Sistem distribusi yang masih mengandalkan metode door-to-door dan promosi dari mulut ke mulut membuat proses pemasaran berjalan lambat. Tidak sedikit reseller yang kurang amanah, mengambil barang tanpa komitmen pembayaran yang jelas. Namun PR Furoda terus berjalan dengan semangat menjaga kepercayaan dan keberkahan usaha.

Hari ini, PR Furoda terus tumbuh sebagai pabrik rokok lokal yang menjunjung nilai kejujuran, kekeluargaan, dan kebermanfaatan sosial. Dari sebuah gudang kecil di pinggiran Malang, kini PR Furoda melangkah mantap membangun masa depan bersama masyarakat.